• Selasa, 18 Januari 2022

Praveen/Melati Belum Tunjukkan Greget, Kalah di Laga Pertama: Hasil BWF World Tour Finals 2021

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:48 WIB
Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti belum menunjukkan greget dan harus  kalah dalam laga perdana BWF Tour Finals 2021,  dalam 3 game  (@bwfofficial)
Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti belum menunjukkan greget dan harus kalah dalam laga perdana BWF Tour Finals 2021, dalam 3 game (@bwfofficial)

BantenTribun—Pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum menunjukkan 'Greget performa' terbaiknya dalam pertandingan yang baru usai digelar.

Pramel kalah dalam 3 game dari Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam laga pertama Grup B BWF World Tour Final 2021 di Nusa Dua, Bali.

Pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia merespons baik penampilan Dechapol/Sapsiree pada awal game pembuka.

Setelah bisa menyamakan kedudukan pada poin 3, Praveen/Melati kehilangan sentuhan.

Baca Juga: Keluarga Almarhum Ustad Arifin Ilham Tolak Reuni 212 di Masjid Az-Zikra, Urung Dilaksanakan?

Praveen dan Melati melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Tertinggal 3-7, Praveen/Melati baru bisa mendapat poin lagi.

Mendapat dua poin beruntun, Praveen/Melati kemudian tak lantas bangkit. Ganda peringkat lima dunia itu tertinggal 5-11 pada interval gim pertama.

Usai interval pertama, Praveen/Melati memaksa lawan membuat kesalahan. Tiga poin beruntun diperoleh Praveen/Melati dan poin menjadi 8-11.

Kesalahan-kesalahan dalam pengembalian bola membuat jarak yang terpaut jauh tak bisa dikejar. Praveen/Melati kalah 14-21 di gim pertama.

Memasuki game kedua, Praveen/Melati menunjukkan gregetnya. Penempatan bola yang bagus dari Praveen dan Melati membuat mereka bisa berbalik memimpin.

Baca Juga: Film Olympus Has Fallen, Upaya Teroris Korut Kuasai Gedung Putih: Bioskop Trans TV, Rabu 1 Desember 2021

Kombinasi serangan yang dibangun Praveen/Melati lebih tertata rapi pada gim kedua sehingga bisa membuat mereka memimpin.

Kendati demikian kesalahan yang dilakukan Pramel masih belum terhindarkan. Perlawanan Dechapol/Sapsiree dapat diredam pada gim kedua dengan skor 21-10.

Pada game penentuan, perolehan poin yang ketat. Praveen/Melati dan Dechapol/Sapsiree bertukar posisi sebagai pengumpul poin.

Praveen/Melati kerap meraih poin dari adu drive dan reli. Sementara poin bagi pasangan Thailand dihasilkan dari kesalahan Praveen/Melati.

Jarak kedua pasangan tak lebih dari dua poin sehingga menjadikan duel pada gim ketiga lebih sengit ketimbang dua gim sebelumnya.

Baca Juga: Torino vs Empoli di Serie A: Prediksi, Head to Head, Berita Tim dan Susunan Pemain

Halaman:

Editor: Kamim Rohener

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X