• Sabtu, 25 September 2021

Kabar Orang Divaksin Akan Mati dalam 2 Tahun Dipastikan Hoaks

- Rabu, 21 Juli 2021 | 21:20 WIB
Kabar vaksinasi bisa mati dalam 2 tahun adalah hoaks (foto Ilustrasi  BantenTribun)
Kabar vaksinasi bisa mati dalam 2 tahun adalah hoaks (foto Ilustrasi BantenTribun)

Kabar yang beredar melalui WhatsApp dan menyertakan tautan lifesitenews, yang menyebutkan semua orang yang divaksin covid-19 akan mati dalam 2 tahun, dipastikan hoaks.

BantenTribun- Kabar yang beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan semua orang yang divaksin akan mati dalam 2 tahun, menimbulkan keresahan. 

Kabar itu juga menyertakan tautan dari www.lifesitenews.com merujuk pada sebuah berita berjudul Nobel Prize winner: Mass COVID vaccination an ‘unacceptable mistake’.

Pesan itu menyebutkan bahwa semua orang yang divaksinasi Covid-19 akan mati dalam dua tahun dan tidak ada pengobatan bagi mereka yang telah divaksin berdasarkan pernyataan dari ahli virologi sekaligus penerima hadiah Nobel bernama Luc Montagnier yang dikutip dari berita tersebut.

Baca Juga: Warga Isoman Bogor Diguyur 5 Ton Ikan Kembung Beku untuk Daya Tahan Tubuh

Namun fakta sebenarnya dari hasil penelusuran Turnbackhoax, tidak ada pernyataan dari ahli virologi dan peraih hadiah Nobel bidang Kedokteran dan Fisiologi asal Prancis, Luc Montagnier, seperti dalam berita yang dilampirkan pada pesan WhatsApp tersebut.

“Kedua, Mogtagnier tidak mengatakan bahwa setiap orang yang menerima vaksin eksperimental Covid-19 akan “mati semuanya” dalam dua tahun.

“Kutipan itu secara keliru dikaitkan dengannya dalam meme berita palsu yang telah beredar secara luas,” kata Celeste McGovern, penulis berita yang terbit pada 19 Mei 2021.

Di sisi lain, dalam berita tersebut juga, Montagnier menyatakan vaksinasi massal melawan Covid-19 menyebabkan terciptanya varian virus berbahaya yang mendorong kepada kematian.

Halaman:

Editor: Kamim Rohener

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ali Kalora MIT Bertahun-tahun Diburu, Tewas di Parimo

Minggu, 19 September 2021 | 11:08 WIB
X