• Sabtu, 4 Desember 2021

Soal Dugaan Mafia Bola Indonesia, Polri Pastikan Tindaklanjuti Laporan, Meski Satgas Anti Mafia Bola Kosong

- Kamis, 25 November 2021 | 14:23 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat memberikan keterangan pers (foto@pmjnews)
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat memberikan keterangan pers (foto@pmjnews)

BantenTribun-Dugaan masih adanya praktek mafia bola yang menyelimuti liga sepakbola di Indonesia, selain memaukan juga dikhawatirkan mengambat prestasi sepakbola nasional.

Menanggapi hal ini, Polri memastikan akan tetap menindaklanjuti setiap laporan terkait dugaan mafia bola, meskipun Satuan Tugas (Satgas) anti mafia bola sudah tidak aktif alias kosong sejak Agustus 2021.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyatakan pada prinsipnya kepolisian mendukung penuh segala aktivitas kegiatan yang dilakukan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Yang jelas walaupun tidak ada Satgas Mafia Bola, Polri mendukung penuh PSSI apabila dalam pertandingan Liga 1 dan Liga 2 ada hal-hal yang bertentangan dengan aturan, silakan dilaporkan kepada Polri," ungkap Brigjen Rusdi dikutip dari pmjnnews, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga: Hasil Indonesia Open 2021 Hari Ini: Gregoria Mariska Tunjung Tepuk Jidat hadapi Peringkat 10 Dunia, Pornpawee

Menurut Rusdi, dukungan penuh kepada PSSI ini sebagai upaya untuk membangun iklim persepakbolaan Tanah Air yang sehat. Agar sepakbola Indonesia lebih maju dan berprestasi di dunia internasional.

"Ini dalam rangka bagaimana kita membangun persepakbolaan di tanah air yang semakin maju. Silakan hal-hal yang melanggar tersebut dilaporkan kepada Polri," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto mengatakan Satgas Anti Mafia Bola bukan dibubarkan, tapi memang tugasnya sudah selesai sejak 2020.

"Ya, bukan bubar. Satgas itu kan waktu dibentuk karena ada kasus yang memang secara masif harus ditangani, kemudian sudah ditangani dan selesai. Nah, secara otomatis kan Satgas itu dibatasi ruang dan waktu," jelas Iman saat dikonfirmasi wartawan.

Halaman:

Editor: Kamim Rohener

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X