• Sabtu, 25 September 2021

Polemik Sinetron Suara Hati Istri-Zahra, Alissa Wahid Ajak Hentikan Praktik Promosi Pedofilia di TV

- Rabu, 2 Juni 2021 | 22:55 WIB
Mega Serial Sinetron suara hati istri-Zahra/Instagram/@leaciarafx
Mega Serial Sinetron suara hati istri-Zahra/Instagram/@leaciarafx


Bantentribun- Salah satu Sinetron yang tayang di televisi swasta dengan judul Suara Hati Istri-Zahra, menjadi sorotan publik bahkan menjadi polemik.

Polemik yang muncul itu berkaitan dengan usia pemeran Zahra yang diperankan oleh Lea Ciarachel (LC) ternyata baru berusia 15 tahun.

Publik menyayangkan adegan yang diperankan Lea. Pasalnya dalam salah satu episode awal, ada adegan ranjang yang ditunjukkan dalam sinetron Suara Hati Istri-Zahra itu.

Baca Juga: Cerita Carlo Ancelotti Jadi Pelatih Madrid, Cukup Satu Kali Panggilan Telepon

Bahkan putri Presiden Ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid ikut menyoroti.

Lewat twit diakun twitternya, Alissa mengajak semua pihak untuk menghentikan promosi pedofilia di televisi.

"Yuk twips, sudah saatnya bekerja bersama menghentikan praktik promosi pedofilia di TV, apalagi dg justifikasi rating & kesukaan rakyat," kata Alissa Wahid yang dikutip Bantentribun di akun twitternya @alissaWahid, Rabu 2 Juni 2021.

Baca Juga: Gerak Cepat, Pemkab Pandeglang Siapkan Peralihan Kewenangan TPI Cikeusik ke Pemprov Banten

Dalam twit-nya Alissa juga mengajak untuk melakukan tandatangan sebuah petisi. Petisi yang dibuat warga tersebut ditargetkan mencapai 50000 dukungan. Kini petisi tersebut telah ditandatangani puluhan ribu.

Dikutip Bantentribun dari petisi berjudul Hentikan Siaran "Suara Hati Istri" karena mempromosikan pedophilia. Sinetron Suara Hati Istri berkisah tentang kehidupan keluarga yang menganut prinsip poligami.

Halaman:

Editor: Aep Saepulloh

Sumber: Akun Twitter: @alissaWahid/@kpi_pusat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X