• Minggu, 24 Oktober 2021

Sejarah Giant; Ritel Raksasa di Indonesia Bakal 'Pensiun' Juli Mendatang

- Selasa, 25 Mei 2021 | 23:27 WIB
Herai Giant/Dok PT Hero
Herai Giant/Dok PT Hero

BantenTribun- PT. Hero Supermarket (Hero Grup) mengumumkan gerai Giant akan berhenti operasi pada bulan Juli mendatang. Giant beroerasi sejak 2002, merupakan retail modern.

Giant memiliki supermarket atau pasar swalayan yang menjual kebutuhan sandang, barang kebutuhan hidup dan sehari-hari.

Informasi perusahaan, pada tahun 2014, Hero menyebutkan jumlah total toko yang dioperasikan oleh Hero Group adalah lebih dari 700 toko dengan lebih dari 16.000 karyawan.

Baca Juga: Identitas dan Kronologis Siswi SMP Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak

Detail dari toko-toko tersebut adalah 129 toko Giant Ekspres, 55 toko Giant Ekstra, 34 toko Hero Supermarket, 135 toko Starmart, 346 toko Guardian, 2 toko Jason dan 1 gerai IKEA.

Dikutip dari berbagai sumber, Sejarah Giant berdiri ritel yang berkembang pesat dan memiliki jejaring cukup luas di Indonesia.

Jauh sebelum bergabung Hero Group, Giant adalah perusahaan asal induk Giant ini terletak di Malaysia dan merupakan milik Keluarga Teng dan didirikan di Kuala Lumpur pada tahun 1944. Kantor pusatnya di Malaysia berlokasi di Shah Alam, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.

Baca Juga: Isu OTT di Pandeglang, Aktivis Antikorupsi Minta Mabes Polri Sampaikan Klarifikasi

Setelah akhirnya bergabung dengan Hero Grup, Giant menjadi andalan Hero sebagai supermarket yang bersaing dengan Carrefour yang kala itu juga sedang naik pamor dan cukup mendominasi.

Hingga kemudian di tahun 2010, sejarah Giant berlanjut berada di bawah naungan Dairy Farm International Holdings, yang merupakan perusahaan ritel asal Hong Kong.

Halaman:

Editor: Aep Saepulloh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kota di Indonesia yang Dijuluki Kota Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:59 WIB
X