• Minggu, 24 Oktober 2021

Ali Kalora MIT Bertahun-tahun Diburu, Tewas di Parimo

- Minggu, 19 September 2021 | 11:08 WIB
Konpers terkait tewasnya Ali Kalora (@pmj)
Konpers terkait tewasnya Ali Kalora (@pmj)

BantenTribun--Upaya perburuan sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso dipimpin oleh Irjen Polisi Rudy Sufahriadi membuahkan hasil.

Dua DPO teroris Poso berhasil ditangkap, satu diantaranya adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora yang dikenal sebagai pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Di depan awak media, Minggu, 19 September 2021 Irjen Polisi Rudy Sufahriadi mengungkapkan, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan DPO teroris Poso di Desa Astina Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (18/6/2021), pukul 18.00 WITA. 

"Akibat kontak tembak tersebut telah tertembak dua DPO teroris Poso atas nama Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Ikrima alias Jaka Ramadhan alias Rama dalam kondisi meninggal dunia di TKP," terang Rudy.

Baca Juga: Kakek Pemberi Makan Kucing Liar di Stasiun Gambir dan Silang Monas Jakarta

Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menerangkan, Satgas Madago Raya juga telah mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras panjang jenis M.16 diduga milik Ali Kalora, Dua buah ransel, satu buah bom Tarik, satu buah buah bom bakar dan lain-lain.

"Dengan ditangkapnya 2 DPO teroris Poso, maka sisa DPO teroris Poso tinggal 4 orang, diharapkan kepada sisa DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur apabila bertemu dilapangan," tegas Kapolda Sulteng.

Adapun 4 sisa DPO teroris Poso yang menjadi buruan Satgas Madago Raya saat ini adalah Askar Alias Jaid Alias Pak Guru, Nae Alias Galuh Alias Muklas, Suhardin Alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali Alias Ahmad Panjang.***

 

Halaman:

Editor: Kamim Rohener

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kota di Indonesia yang Dijuluki Kota Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:59 WIB
X